Senapan Serbu Buatan Amerika Paling Ikonis

Game-game shooter bertema perang modern — mau itu FPS, battle royale, simulasi, maupun third-person shooter — pastinya menyajikan berbagai macam senapan keren dari seluruh penjuru dunia. Nah, dari ratusan senapan serbu atau assault rifle yang pernah kamu lihat dan pakai untuk menghabisi musuh, tujuh senapan buatan Amerika Serikat berikut penulis rasa merupakan senjata yang paling sering muncul di dunia gaming. Apa saja? Yuk coba kita lihat daftarnya.

Catatan: Memang ada “klasifikasi” untuk assault riflebattle rifle, dan carbine utamanya untuk membedakan pemakaian amunisi dan panjangnya laras atau jarak efektif. Tapi dengan kemajuan teknologi senapan dan peluru perbedaan-perbedaan tersebut kian melebur, setidaknya sudah terjadi sejak Perang Dingin. Mungkin hal ini akan kita bahas di kesempatan lain.

1. M16

  • Muncul di: GTA III, GTA: Vice City, GTA: Vice City Stories, COD: Black Ops, COD Warzone, CrossFire, MGS3, MGS: Peace Walker, Left 4 Dead, PUBG, Rainbow Six Siege, dan lain-lain.

Setelah berakhirnya Perang Dunia II dan Perang Korea, Tentara AS membutuhkan pengganti senapan M1 Garand (mekanisme semi-otomatis dan klip delapan pelurunya sudah ketinggalan zaman) dan M2 Carbine (amunisi .30 carbine-nya terbilang lemah). Mereka mendapat tiga pilihan: T44 dari Springfield asal Massachusetts, AS, FAL dari Fabrique Nationale asal Belgia, dan AR-10 dari ArmaLite asal Hollywood, Kalifornia, AS. Walau AR-10 sempat dianggap sebagai senapan otomatis ringan terbaik yang mereka uji coba saat itu, entah mengapa militer AS memilih T44; yang kemudian dimodifikasi menjadi M14. 

Dan keputusan itu ternyata berbuah buruk ketika mereka memasuki Perang Vietnam di tahun 1955. Magazin 20-peluru dan akurasi M14 yang memburuk saat dipakai dalam mode otomatis kesulitan menghadapi berondongan AK-47 milik gerilyawan Vietnam Utara.

Atas saran Jenderal Angkatan Udara Curtis LeMay dan desakan Menteri Pertahanan Robert McNamara, militer AS pun memutuskan untuk mengadopsi AR-10 yang sudah dimutakhirkan menjadi AR-15; yang kemudian dimodifikasi lagi menjadi M16. Pada 1964, M16 pun menjadi senjata standar angkatan bersenjata AS dan dikerahkan ke berbagai operasi hutan pada masa Perang Vietnam.

Akan tetapi, M16 memiliki kelemahan daya tahan di lapangan dengan tingkat kerusakan/kemacetan senjata bisa terjadi dua kali tiap 1.000 tembakan. Lima tahun kemudian, varian M16A1 hadir menggantikan versi standarnya. Hingga kini varian M16 masih digunakan oleh militer AS serta lebih 80 negara termasuk Indonesia.

2. M4A1

  • Muncul di: Counter-Strike, Ghost Recon, Battlefield 3, CrossFire, Killing Floor, The Division 2, Payday, dan lain-lain.

Dengan diadopsinya M16 oleh militer AS, varian carbine — alias senapan berlaras pendek — pun juga dibutuhkan untuk operasi jarak dekat. Sepanjang Perang Vietnam mereka menggunakan CAR-15, varian M16 buatan Colt, namun jarak tembak, akurasi, dan kilat tembakannya yang besar dianggap bermasalah. Pada 1982 Colt dan pihak militer AS pun bersama mengembangkan varian baru yang dinamakan XM4 Carbine.

Setelah sejumlah modifikasi, di awal 1991 XM4 berganti nama menjadi M4, dan tiga tahun berikutnya resmi diadopsi oleh militer AS untuk menggantikan M16A2. Senjata ini pertama kali digunakan dalam Perang Kosovo di tahun 1999 dan dikerahkan besar-besaran dalam operasi Perang Melawan Terorisme yang digencarkan oleh mantan Presiden AS George W. Bush sejak 2001 hingga sekarang. M4 biasa memiliki mode menembak semi-otomatis dan rentetan 3-peluru, sementara M4A1 memiliki mode semi-otomatis dan otomatis.

READ MORE  10 Game Android Terbaru September 2021 yang Bisa Kamu Mainkan

Kalau kamu selalu merasa M16 dan M4 kelihatan mirip, jangan heran. Seperti yang sempat disinggung di atas keduanya memang dirancang dari satu senjata yang sama: AR-15.

3. AR-15

  • Muncul di: Counter-Strike, Ghost Recon, Battlefield 3, CrossFire, Killing Floor, The Division 2, Payday, dan lain-lain.

Merupakan “kakeknya” M16, senjata ini awalnya terlahir sebagai senapan manual bolt-action AR-5 di tahun 1954 sebagai persediaan senjata bagi awak pesawat bomber purwarupa XB-70. Meski pesawatnya tidak jadi diproduksi dan AR-5 batal diadopsi, kesuksesan mendapat kontrak dari pihak militer Amerika mendorong perusahaan baru ArmaLite untuk terus meningkatkan kemampuan senapan tersebut.

Pada 1957 militer AS mencari pengganti M1 Garand dan M2 Carbine. AR-10 merupakan salah satunya namun gagal terpilih. ArmaLite pun menjual lisensi dan hasil pabrikan ke beberapa negara termasuk Guatemala, Myanmar, Italia, Kuba, Sudan, dan Portugal dalam jumlah terbatas.

Pasukan Khusus Sudan sendiri menggunakan AR-10 sampai 1985. Versi peningkatannya, AR-15, lebih beruntung karena akhirnya diadopsi oleh militer AS sebagai M16 — namun tidak sebelum ArmaLite terpaksa menjual hak cipta AR-10 dan AR-15 kepada perusahaan Colt karena masalah keuangan serta keterbatasan tenaga kerja dan kapasitas produksi di tahun 1959. Sejak saat itu Colt-lah yang memproduksi AR-15 dan variannya di Amerika. 

Meski awalnya dirancang untuk keperluan militer, nama AR-15 kini digunakan sebagai sebutan senapan M16 dan M4 versi semi-otomatis yang dijual untuk warga sipil.

4. XM8

  • Muncul di: Battlefield: Bad Company 2, MGS 4, Mercenaries 2, CrossFire, Saints Row 2, COD: Black Ops 2, dan lain-lain.

Di tahun 1990-an, militer AS menginginkan senjata “cerdas” yang dapat menembakkan amunisi 20mm high-explosive airburst, sejenis granat yang dapat meledak di udara, lewat proyek OICW (Objective Individual Combat Weapon).

Namun proyek tersebut gagal dan akhirnya militer AS mencari alternatif lain: senapan “modular” yang fungsinya dapat dimodifikasi di lapangan sesuai kebutuhan. Salah satu purwarupa konsep itu adalah XM8. Meski didasari dari G36 buatan Heckler & Koch (H&K) asal Jerman, XM8 merupakan kolaborasi H&K dan General Dynamics asal Amerika.

Sebanyak sekitar 200 purwarupa sempat diuji coba di tahun 2003. Saat itu senjata tersebut banyak dikritik lantaran desain yang kurang ergonomis, baterai bidikan yang tidak bertahan lama, berat, dan pelindung tangan yang meleleh setelah memuntahkan banyak peluru. Akan tetapi pada 2004 Kongres AS menolak pendanaan US$26 juta untuk uji coba massal setelah mengalami perbaikan.

XM8 sempat dipertimbangkan kembali sebagai pengganti M4, tapi keputusan itu ditunda pada April 2005 sampai akhirnya resmi dibatalkan di bulan Oktober. Menariknya, senapan serbu ini akhirnya diadopsi oleh Pasukan Khusus Angkatan Laut Malaysia, PASKAL.

READ MORE  10 Game Android Terbaru September 2021 yang Bisa Kamu Mainkan

Sejauh ini diketahui XM8 dapat dimodifikasi menjadi empat varian: XM8 Carbine (senapan serbu), Compact Carbine (senapan mesin ringan/submachine gun), Sharpshooter Rifle (senapan runduk), dan Automatic Rifle (senapan mesin berat). Perihal bentuknya yang futuristis kabarnya pihak militer AS memang meminta H&K untuk merancang desainnya seperti senjata dari Starship Troopers, film adaptasi novel fiksi ilmiah yang terkenal di era ‘90an.

5. ACR

  • Muncul di: COD MW2, Warface, CrossFire, Escape from Tarkov, Battlefield 4, Ghost Recon Wildlands, dan lain-lain.

Bernama lengkap Adaptive Combat Rifle, senapan serbu modular ini dirancang oleh Magpul Industries asal Austin, Texas, dengan harapan menjadi salah satu senjata yang dipilih militer AS jika mereka membutuhkan pengganti M4 suatu saat nanti. ACR hanya diproduksi selama 10 tahun dari 2020 hingga 2020 kemarin karena penjualannya yang rendah.

Awalnya senjata ini dinamai Masada, namun di tahun 2008 Bushmaster Firearms International mengambil alih produksi, pengembangan, dan penjualan Masada bagi penduduk sipil sekaligus mengganti namanya menjadi Bushmaster ACR. Lucunya, di sisi lain, perusahaan Remington sudah sempat dikontrak untuk memproduksinya bagi pihak militer dan penegak hukum AS. Versi ini pun dikenal sebagai Remington ACR. Badan Kontra-intelijen Militer Polandia SWW (Służba Kontrwywiadu Wojskowego) mengadopsi ACR sebagai salah satu senapan mereka.

6. Mk 14

  • Muncul di: COD MW2, COD MW3, CrossFire, Medal of Honor, Insurgency, Ghost Recon Wildlands, Killing Floor, dan lain-lain.

Seperti halnya M4, Mk 14 memiliki sejarah yang cukup panjang. Dia berasal dari senapan M14 yang menggantikan M1 Garand sebagai senjata standar militer AS sejak 1959 dengan magazin 20-peluru dan kemampuan menembak otomatis.

Lima tahun berikutnya, M16 yang lebih ringan menggantikan peran umum M14 dalam Perang Vietnam. Meski begitu M14 tetap digunakan secara terbatas di semua cabang militer AS, terutama sebagai senapan runduk/sniper sehingga sampai awal 2000-an dia masih mendapatkan beragam varian — termasuk Mk 14.

Mk 14 Enhanced Battle Rifle sendiri merupakan M14 yang larasnya lebih pendek serta dilengkapi dengan popor tarik dan sejumlah railing untuk aksesori. Awalnya varian ini ditujukan kepada divisi-divisi pasukan khusus AS seperti Navy SEAL, Delta Force, dan Green Beret. Senjata ini diadopsi sejak 2002.

7. P416

  • Muncul di: Far Cry 3, Far Cry 4, Ghost Recon: Future Soldier, Ghost Recon Wildlands, Watch Dogs, The Division, dan lain-lain.

Senjata lain yang berbasis AR-15. Namun dia tidak digarap oleh Colt, melainkan Patriot Ordnance Factory, yang berasal dari Phoenix, Arizona. Versi semi-otomatis atau penduduk sipilnya dinamai P415. Diproduksi sejak 2011, salah satu keunggulan senjata ini adalah mekanismenya yang dapat digunakan dengan mudah oleh orang-orang bertangan kidal. Entah kenapa, game-game di serial Tom Clancy menyebut P416 sebagai Goblin.

Kurang-lebih itulah daftar tujuh senapan serbu atau assault rifle buatan AS yang sering muncul di dunia gaming. Nantikan informasi seputar game dan teknologi lainnya di Elexmedia.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.